Rumus Excel IF Bertingkat, Sederhana, Gabungan OR AND, dan Konversi

260

A. Dasar Rumus Excel IF

Rumus Excel IF adalah fungsi (function) yang digunakan untuk menampilkan suatu nilai (output) berupa TRUE atau FALSE dengan melakukan uji pemenuhan kondisi-kondisi yang ada terhadap sel atau range tertentu. Output TRUE apabila data memenuhi kondisi yang ada, sedangkan output FALSE apabila data tidak memenuhi kondisi yang ada. Rumus Excel IF merupakan salah satu penerapan dari Computing Intelligence menggunakan operasi logika matematika. Sebelum mempelajari rumus Excel IF bertingkat, perlu diketahui sistematika dasar formula IF.

Artikel terkait: Rumus Fungsi TRUE dan FALSE pada Excel beserta Contoh

=IF(logical_test, [value_if_true], [value_if_false])
  1. logical test adalah ekspresi logika yang diujikan dengan data bersangkutan.
  2. [value_if_true] adalah output yang ditampilkan ketika data memenuhi logical_test (true). Nilai variabel ini dapat ditulis dengan tanda "petik".
  3. [value_if_false] adalah output yang ditampilkan ketika data tidak memenuhi logical_test (false). Nilai variabel ini dapat ditulis dengan tanda "petik".
  4. Jika [value_if_true] atau [values_if_false] dikosongkan, maka output default yang ditampilkan adalah teks TRUE atau FALSE.

PENTING: Penggunaan koma (,) atau semicolon (;) dalam FORMULA disesuaikan dengan versi Microsoft Excel dan konfigurasi bahasa pada komputer anda.

Berikut beberapa operasi logika dan aritmatika yang dapat digunakan, untuk penjelasan mengenai operasi logika yang lebih lengkap anda dapat membaca artikel "Cara Membuat Operasi Logika Pada Excel".

Simbol  Fungsi
 +  Penjumlahan
 –  Pengurangan
 *  Perkalian
 /  Pembagian
 %  Persen
 ^  Perpangkatan
 =  Sama dengan
 <  Kurang dari
 <=  Kurang dari atau sama dengan
 >  Lebih dari
 >=  Lebih dari sama dengan
 <>  Tidak sama dengan

Dari sistematika diatas dapat dibuat formula Excel IF sederhana atau tunggal dan bertingkat atau majemuk.


B. Rumus Excel IF Sederhana/Tunggal

Rumus Excel IF Tunggal hanya memuat satu operasi logika dengan output pasangan tunggal. Misalkan diketahui nilai praktikum Microsoft Excel 10 siswa adalah 60, 75, 85, 79, 90, 45, 77, 68, 90, 50. Akan ditentukan siswa yang lulus praktikum harus mencapai nilai 76 dengan menggunakan Microsoft Excel. sehingga dapat digunakan formula berikut dengan teknik Autofill.

PENTING: Penggunaan koma (,) atau semicolon (;) dalam FORMULA disesuaikan dengan versi Microsoft Excel dan konfigurasi bahasa pada komputer anda.

Baca Juga: Cara Menggunakan Autofill pada Excel

=IF(sel_nilai>=76,"LULUS","TIDAK LULUS")

Cara Menggunakan IF Pada Excel

B1. Rumus Excel IF AND

Rumus Excel AND digunakan untuk menggabungkan dua atau lebih operasi logika dengan nilai kebenaran benar saat semua operasi logika terpenuhi. Berikut sistematika formula AND pada Excel.

=AND(logical1, [logical2], [logical2],...)

Anda dapat menggunakan 255 operasi logika menggunakan fungsi IF pada Microsoft Excel. Fundamental logika AND pada Excel sama dengan teori matematika modern.

  • Saat semua operasi logika bernilai benar/terpenuhi, output yang ditampilkan adalah TRUE.
  • Saat salah satu operasi logika tidak terpenuhi/salah, output yang ditampilkan adalah FALSE. Contoh formula AND dengan 3 syarat
    =AND(A1>0,A1=1,B2<1)

Untuk menggunakan Rumus AND pada IF, anda tinggal memasukkan formula AND sebagai logical_test. Misalkan suatu sanggar akan memilih kandidat perempuan dari 10 orang penari untuk mewakili sanggar tersebut pada olimpiade tari. Pemilihan kandidat harus berumur lebih dari 7 tahun. Berikut dapat digunakan formula Excel untuk kasus ini

=IF(AND(sel_gender="Perempuan",sel_umur>7),"Terpilih","Tidak Terpilih")

Cara Menggunakan IF AND Pada Microsoft Excel

B2. Rumus Excel IF OR

Rumus Excel OR juga digunakan untuk menggabungkan dua atau lebih operasi logika dengan nilai kebenaran salah saat semua operasi logika tidak terpenuhi. Sama halnya dengan AND, anda dapat menggunakan 255 operasi logika dengan formula OR.

=OR(logical1,[logical2],...)
  • Saat salah satu operasi logika terpenuhi, output yang dihasilkan TRUE.
  • Saat semua operasi logika tidak terpenuhi, output bernilai FALSE. Contoh formula OR dengan 2 syarat
    =OR(A2>0,A3=1)

Misalkan akan dihitung bonus penjualan dari 5 orang sales perusahaan kopi pada tabel di bawah. Setiap sales yang datang tepat waktu atau dapat menjual lebih dari target 15 kopi akan mendapat bonus Rp10.000,00. Sales yang datang terlambat dan tidak mampu menjual 15 kopi akan mendapat denda Rp1.000,00 per kopi kurangnya dari target.

=IF(OR(kedatangan="Tepat Waktu",penjualan>=15),10000,(15-penjualan)*1000)

Cara Menggunakan IF OR Pada Microsoft Excel


C. Rumus Excel IF Bertingkat /Majemuk /Nested IF

Rumus IF bertingkat secara umum penggunaannya sama saja dengan IF tunggal. IF bertingkat memanipulasi variabel [value_if_false] sebagai nested IF (percabangan IF).Berikut sistematikanya

PENTING: Penggunaan koma (,) atau semicolon (;) dalam FORMULA disesuaikan dengan versi Microsoft Excel dan konfigurasi bahasa pada komputer anda.

=IF(logical_test1, [value_if_true], logical_test2,[value2_if_true],...,[logical_testN],[valueN_if_true],[valueN_if_false])

Misalkan diketahui pengelompokan nilai mahasiswa yaitu 1 = Kurang, 2 = Cukup, 3 = Baik, dan 4 = Sempurna. Akan dilakukan pengelompokan nilai suatu mata kuliah dari 5 mahasiswa pada tabel berikut.

=IF(nilai=1,"Kurang",IF(nilai=2,"Cukup",IF(nilai=3,"Baik",IF(nilai=4,"Sempurna"))))

Cara Menggunakan IF Bertingkat

Baca juga: Penerapan Fungsi AND pada Rumus IF AND Bertingkat (BAGIAN D)

Anda juga dapat membuat rumus excel IF bertingkat dengan menggunakan gabungan OR dan AND seperti pada langkah formula IF sederhana di atas.


D. Rumus IF Bertingkat dengan Gabungan AND (Kasus: Membuat Konversi Nilai A B C D E)

Jenis kasus IF bertingkat untuk konversi nilai A B C D E merupakan kasus terpopuler, dengan memahaminya pengguna dapat membuat formula yang lebih kompleks. Kasus dasar ini dapat disesuaikan dengan permasalahan yang lebih nyata pada data yang akan dikelola.

Contoh:

Misalkan seorang juri mempunyai kriteria penilaian yaitu:

A untuk 80-100,
B untuk 60-79,
C untuk 40-59,
D untuk 20-39,
E kurang dari 20

Bagaimana juri dapat membuat kriteria penilaian dengan Microsoft Excel?

Penyelesaian:

Sekilas kriteria yang dibuat juri tersebut tidak ada masalah dan dapat diterima secara langsung. Namun apa yang terjadi jika seorang peserta mendapat nilai 79,8?

Nah, kriteria di atas masih ambigu karena hanya bisa diterima untuk angka bulat.

Sehingga juri tersebut harus merevisi kriteria penilaiannya, karena dia beranggapan 79,8 kurang dari 80 maka peserta tersebut mendapat nilai B.

Nah, karena Microsoft Excel merupakan software komputer dan harus didikte untuk mengerjakan suatu hal. Juri tersebut harus membuat kriteria penilaian dalam bentuk logika matematika sederhana (bagian A di atas) berikut:

Ini diselesaikan dengan menggunakan logika AND.

=AND(kriteria bawah, kriteria atas)

Misal sel data awal yang ingin dieksekusi A1

Kriteria Awal Revisi AND
A untuk 80-100, A >= 80 dan A <=100 AND(A1 >= 80, A1 <=100)
B untuk 60-79, B >= 60 dan B < 80 AND(A1 >= 60, A1 <80)
C untuk 40-59, C >= 40 dan C < 60 AND(A1 >= 40, A1 <60)
D untuk 20-39, D >= 20 dan D < 40 AND(A1 >= 20, A1 <40)
E kurang dari 20 E < 20 A1 < 20

Bagaimana formula IF nya?

=IF(AND(A1 >= 80, A1 <=100),"A",IF(AND(A1 >= 60, A1 <80),"B",IF(AND(A1 >= 40, A1 <60),"C",IF(AND(A1 >= 20, A1 <40),"D",IF(A1 < 20,"E","Nilai Salah")))))

PENTING: Penggunaan koma (,) atau semicolon (;) dalam FORMULA disesuaikan dengan versi Microsoft Excel dan konfigurasi bahasa pada komputer anda.

Tutorial lainnya: Daftar Isi Tutorial Excel


Sekian artikel Rumus Excel IF Bertingkat dan Sederhana Serta Gabungan OR AND. Nantikan artikel menarik lainnya dan mohon share dan juga menyukai halaman Advernesia. Terima kasih…

260 KOMENTAR

  1. Hai, kak Cahir.
    Kakak dapat menggunakan IF Bertingkat dengan kriteria teks
    =IF(A1=”Buku”,”A”,IF(A1=”Pen”,”B”,IF(A1=”Ruler”,”C”,IF(A1=”Kue”,”D”,IF(A1=”Buah”,”E”,”Lainnya”)))))
    Semoga membantu 🙂

    sdh dicoba
    hasilnya #NAME?
    mohon bantuanya

    • Mohon di ketik ulang kak chair,
      Kolom komentar mengganti " dengan ”
      =IF(A1="Buku","A",IF(A1="Pen","B",IF(A1="Ruler","C",IF(A1="Kue","D",IF(A1="Buah","E","Lainnya")))))
      Semoga membantu 🙂

  2. Halo, infonya bermanfaat sekali. saya ingin bertanya jika saya mau membuat daftar absen lembur buruh bagaimana ya, misal dia masuk jam 7 pulang jam 4 sore berarti lembur 1 jam, jika masuk jam 7 pulang jam 5 sore berarti lembur 2 jam dst.

    • Hai kak Rey
      Saya lihat jam kerja mengikuti waktu 8 jam, sebaiknya gunakan formula matematika
      di C1
      =VALUE(B1)-VALUE(A1)-VALUE("08:00:00")
      Gunakan format sel TIME 24 jam
      Misal B1 = 16:00, A1 = 07:00, maka C1 = 01:00
      Nilai lembur akan dihitung dengan lebih presisi
      Semoga membantu 🙂

    • terima kasih balasannya, tapi kalau saya mau buat tidak memakai format time melainkan hanya pakai angka saja misal masuk 8 pulang 17 lalu otomatis di kolom lembur akan tertulis 1, apakah bisa ?

    • Halo, saya sdh coba dan bisa, terima kasih. Tapi saya mau buat juga jika mencapai jam tertentu maka sdh beda hari jadi akan kembali 0 dan mengikuti kembali mulai dari 1. mohon bantuannya

    • Hai kak Rey,
      Dengan mempertimbangkan jam kerja orang itu tidak melebihi 24 jam (over-work), ini dapat menggunakan nilai absolut saja
      =(ABS(B1-A1)-8)
      Terima kasih telah kembali melihat balasan komentar dari saya 🙂

    • Terima kasih bantuannya, apakah ada kontak yg bisa di hubungi ? karena saya masih ada pertanyaan, sepertinya jika disini akan panjang sekali, hehe

  3. 2 PCS 3 PCS 6 PCS 11 PCS Rp550,000
    KALO INI DIPAKAI IF BERTINGKAT BAGAIMANA ,KOK GA BISA YA .
    * JIKA HARGA TOTAL LEBIH BESAR SAMA DENGAN 500000 HADIAHNYA PAYUNG CANTIK
    MOHON CARANYA
    TERIMAKASIH

    • Hai kak Ratih,
      Kalo hadiahnya dengan 1 logika saja, pakai rumus IF biasa saja kak
      =IF(harga>=500000,"Payung Cantik","Tidak Dapat Hadiah"
      Semoga membantu 🙂

  4. Tolong bantuanya dong
    Jika HARGA BAYAR lebih besar dari 5 jt maka pajak = 15% dari HARGA BAYAR
    Jika HARGA BAYAR lebih dari 3jt maka pajak = 10% dari HARGA BAYAR
    Selain itu maka pajak =5% dari HARGA BAYAR

    • Hai kak Herdi
      =IF(harga>=5000000,15%*bayar,IF(AND(harga>=3000000,harga<5000000),10%*bayar,5%*bayar))
      Semoga membantu :)

  5. Kak mohon bantuan rumusnya kalau misalnya nilai pada kolom A lebih besar dari 0, maka hasilnya adalah kolom A dikurangi kolom B, apabila nilai kolom A sama dengan 0, maka hasilnya adalah angka pada kolom B.

    • Halo Kak Pingkan,
      Itu dapat menggunakan rumus =IF(A>0,A-B,IF(A=0,B,"Input Salah"))
      Semoga membantu 🙂

  6. Saya tidak tahu harus bagaimana, tetapi tanpa mengurangi rasa hormat saya kpd admin saya benar benar terbantu dengan konten yg ada di laman ini. Saya berterima kasih sekali. Good luck admin~

    • Terima kasih Banyak kak Oii atas doanya
      Saya sangat senang, tulisan ini dapat membantu pekerjaan kakak 🙂

1 4 5 6

AYO BERKOMENTAR

Tulis komentar
Masukkan nama Anda