Cara Menggunakan Rumus Excel VLOOKUP dan HLOOKUP

20

A. Pengertian Rumus Excel VLOOKUP & HLOOKUP

Rumus Excel VLOOKUP dan HLOOKUP adalah rumus yang paling sering digunakan membuat lookup function untuk melihat data secara vertikal dan horizontal. Berbeda dengan rumus LOOKUP yang dapat mencocokkan data teks maupun numerik, sedangkan rumus VLOOKUP dan HLOOKUP khusus untuk mencocokkan data numerik. Penggunaan rumus VLOOKUP dan HLOOKUP merupakan kompleksitas numerik terhadap rumus LOOKUP yang sederhana. Berikut cara menggunakan VLOOKUP dan HLOOKUP beserta contohnya.

Navigasi Cepat:

B. Cara VLOOKUP pada Microsoft Excel

Rumus Excel VLOOKUP adalah rumus yang digunakan melihat data secara vertikal (data diurutkan secara vertikal), dengan mengambil nilai dari suatu table_array dimana data range referensi terletak pada kolom pertama.

Cara Menggunakan VLOOKUP

=VLOOKUP(lookup_value, table_array, col_index_num,[range_lookup])
  1. lookup_value adalah sel yang akan dicocokkan dengan table_array.
  2. table_array adalah tabel array yang menjadi referensi lookup_value serta data sel yang dilihat. Kolom pertama akan menjadi sel referensi (pencocokan).
  3. col_index_num adalah urutan kolom yang akan dilihat atau ditampilkan hasilnya.
  4. [range_lookup] adalah argument opsional (bisa diisi/tidak) yang dapat didefinisikan sebagai boolean TRUE atau FALSE.
    • TRUE berarti fungsi melakukan pencocokan data berdasarkan aproksimasi matematika. Secara default fungsi bernilai TRUE. Untuk bekerja, kolom pertama (referensi) table_array harus berisi data numerik yang diurutkan dari kecil ke besar.
    • FALSE berarti fungsi melakukan pencocokan data secara numerik dan harus sama. Jika data yang diuji tidak ada yang cocok, maka hasil yang ditampilkan #N/A.

PENTING: Penggunaan koma (,) atau semicolon (;) dalam FORMULA disesuaikan dengan versi Microsoft Excel dan konfigurasi bahasa pada komputer anda.

Contoh:

Diketahui pada tabel pertama, merupakan table_array yang berisi peraturan suatu perusahaan kopi kepada salesnya dengan range referensi yang telah urut dari kecil ke besar. Akan dihitung bonus penjualan dan penghargaan yang didapatkan sales-salesnya dalam sebulan pada tabel kedua adalah sebagai berikut.

Contoh Menggunakan VLOOKUP

Berikut langkah-langkah yang perlu dilakukan

  1. Membuat nama range dari table_array A3:C9, misalnya dengan nama “sales”
  2. Membuat formula pada penjual pertama
    1. Untuk bonus digunakan index kolom 2
      =VLOOKUP(B12,sales,2,TRUE)
    2. Untuk penghargaan digunakan indek kolom 3
      =VLOOKUP(B12,sales,3,FALSE)
  3. Melakukan Autofill

Cara menggunakan VLOOKUP

Terlihat:

  • Kolom bonus menampilkan data berdasarkan aproksimasi (TRUE) pencocokan penjualan sales, dimana Wikan (1200  ≥ 1000 ), Julia (1000 = 1000), Nary (300 ≥ 200), Sani (490 ≥ 400) dan Ade (88 ≥ 50). Sehingga dapat diketahui interval aproksimasi setiap sel referensi adalah lebih dari nilainya dan kurang dari nilai sel referensi berikut.
  • Kolom Penghargaan menampilkan data dengan pencocokan data sama (FALSE) dengan sel referensi, sehingga Wikan, Nary, Sani dan Ade menampilkan #N/A sedangkan karena hanya penjualan Julia yang identik dengan referensi table_array (nilai 1000 ada dalam tabel referensi) menampilkan data dari table_array.

Baca Juga: Cara Menggunakan Rumus VLOOKUP Antar Sheet


C. Cara HLOOKUP pada Microsoft Excel

rumus yang digunakan melihat data secara horizontal (data diurutkan secara horizontal), dengan mengambil nilai dari suatu table_array dimana data range referensi terletak pada baris pertama.

Cara Menggunakan HLOOKUP

=HLOOKUP(lookup_value, table_array, row_index_num,[range_lookup])
  1. lookup_value adalah sel yang akan dicocokkan dengan table_array.
  2. table_array adalah tabel array yang menjadi referensi lookup_value serta data sel yang dilihat. Baris pertama akan menjadi sel referensi (pencocokan).
  3. row_index_num adalah urutan baris yang akan dilihat atau ditampilkan hasilnya.
  4. [range_lookup] adalah argument opsional (bisa diisi/tidak) yang dapat didefinisikan sebagai boolean TRUE atau FALSE.
    • TRUE berarti fungsi melakukan pencocokan data berdasarkan aproksimasi matematika. Secara default fungsi bernilai TRUE. Untuk bekerja, baris pertama (referensi) table_array harus berisi data numerik yang diurutkan dari kecil ke besar.
    • FALSE berarti fungsi melakukan pencocokan data secara numerik dan harus sama. Jika data yang diuji tidak ada yang cocok, maka hasil yang ditampilkan #N/A.

PENTING: Penggunaan koma (,) atau semicolon (;) dalam FORMULA disesuaikan dengan versi Microsoft Excel dan konfigurasi bahasa pada komputer anda.

Contoh:

Seorang dosen membuat jadwal ujian praktikum pemrograman komputer pada tabel pertama. Karena praktikum tersebut membutuhkan waktu yang lama. Sehingga dosen tersebut membuat jadwal khusus pada seluruh mahasiswa berdasarkan kebiasaan bangun pagi. Untuk mempercepat pekerjaan, dosen tersebut menggunakan HLOOKUP untuk membuat jadwal khusus itu adalah sebagai berikut.

Tabel HLOOKUP TIME

Berikut langkah-langkah yang perlu dilakukan:

Baca juga: 3 Cara Memberi Nama Range dan Menggunakan Name Manager Excel

  1. Membuat nama range dari table_array B2:E4, misalnya dengan nama “ujian”
  2. Membuat formula pada mahasiswa pertama
    1. Untuk pukul digunakan index baris 2
      =HLOOKUP(B7,ujian,2,FALSE)
    2. Untuk ruangan digunakan indek baris 3
      =HLOOKUP(B7,ujian,3,FALSE)
  3. Melakukan Autofill

Cara menggunakan HLOOKUP

Catatan: Tipe data waktu perlu menggunakan argumen FALSE, karena aproksimasi waktu menggunakan rumus standar VLOOKUP dan HLOOKUP tidak dapat bekerja.

Anda juga dapat melakukan aproksimasi seperti contoh VLOOKUP menggunakan HLOOKUP, yang membedakan hanya orientasi table_array.

Baca juga tutorial lainnya: Daftar Isi Tutorial Excel


Sekian artikel Pengertian Rumus Excel VLOOKUP dan HLOOKUP Beserta Contohnya. Nantikan artikel menarik lainnya dan mohon kesediaannya untuk share dan juga menyukai Fans Page Advernesia. Terima kasih…

20 KOMENTAR

    • Terima kasih kak Alexander, kk bias menggunakan rumus VLOOKUP dengan gabungan rumus MATCH untuk melakukannya… 🙂

  1. Lebih cepat memahaminya.
    Mau nanya nih min, kalau mau memanggil data dari folder berbeda dengan menggunakan vlookup atau sejenis nya itu bagaimana ya?

    • Untuk Microsoft Office Excel 2016 hal itu bisa dilakukan dengan VBA atau yang disebut dengan fitur Macros.

      Semoga bermanfaat kak Fajar 🙂

  2. Kayanya contoh no 2 salah deh..harusnya b7,ujian,1 bukan 2.. Atau memang salah posisi hari dan pukul.. Karena yg ditanya pukul tapi jawabannya hari 😊

    • Iya, kolomnya tertukar kak Andi
      Wah terima kasih banyak koreksinya kak Andi
      Akan segera diperbaiki 🙂

AYO BERKOMENTAR

Tulis komentar
Masukkan nama Anda