Pengertian dan Cara Menggunakan Pivot Table di Excel

8

Pivot Table adalah fitur Microsoft Excel yang paling powerful memungkinkan pengguna mengambil informasi dengan cepat dari kumpulan data dalam jumlah besar. Pivot Tabel dapat digunakan sebagai alternatif untuk melakukan analisis data terkait mengelompokkan dan meringkas data. Dengan menggunakan Pivot Table, pengguna dapat menghemat waktu secara signifikan.


A. Tombol Perintah PivotTable di Microsoft Excel

Tombol perintah PivotTablet terletak pada ribbon Insert tepatnya pada grup perintah Tables. Selain itu terdapat juga perintah Recommended PivotTables sebagai rekomendasi untuk memilih tabel pivot.

Tombol Perintah PivotTable


B. Cara Membuat Pivot Table di Microsoft Excel

Untuk membuat tabel pivot anda cukup menyorot satu sel yang termuat pada tabel atau range yang akan digunakan sebagai Pivot Table. Microsoft Excel dapat melakukan analisis secara otomatis terhadap sel yang disorot untuk menentukan tabel yang memuat sel tersebut.

Contoh:

Misalkan diketahui data pemesanan harian suatu pabrik kertas adalah sebagai berikut,

Data pemesanan dengan tabel pivot

Untuk mempermudah proses produksi, dilakukan analisis data menggunakan Pivot Table adalah sebagai berikut,

  • Menghitung jumlah pemesanan total dan jumlah pemesanan setiap produk.
  • Melakukan list produk yang dipesan setiap konsumen.
Langkah-langkah membuat Pivot Table (Analisis 1: Menghitung jumlah)
  1. Klik salah satu sel dari tabel (misalkan A3 dari range A2:D15)
  2. Klik ribbon Insert pilih PivotTable
  3. Sehingga terbuka jendela Create PivotTable
    • Pada opsi Choose the data that you want to analyze.
      1. Pilih Select Table Range, kemudian akan dipilih secara otomatis oleh Microsoft Excel range yang sesuai. Opsional: Anda juga dapat memilih secara manual dengan drag langsung atau memasukkan alamat range secara manual pada kolom ini.
      2. Opsional: anda juga dapat memilih range diluar sheet dengan memilih “Use an external data source” (penggunaan tingkat lanjut).
    • Pada opsi Choose where you want the PivotTable report to be placed, digunakan untuk menentukan lokasi Pivot Table yang dibuat. Terdapat 2 opsi,
      1. New Worksheet – Microsoft Excel akan membuat sheet baru untuk Pivot Table.
      2. Existing Worksheet – Menempatkan Pivot Table pada sheet yang aktif. Untuk mempermudah, akan digunakan Existing Worksheet. Anda tinggal memasukkan alamat sel kosong untuk penempatan Pivot Table misalkan E1.
    • Opsional: Untuk penggunaan tingkat lanjut yang bekerja dengan banyak tabel. Anda dapat mencentang “Add this Data to the Data Model
  4. Kemudian Klik OK
  5. Anda dapat melakukan centang pada PivotTable Fields untuk analisis mencari jumlah pesanan seperti ilustrasi di bawah. Tabel Pivot yang dibentuk, berdasarkan urutan anda mencentang,
    1. Data teks diolah dalam baris bertingkat.
    2. Data numerik diolah dengan menambah kolom.
  6. Sehingga untuk mencari jumlah pesanan tiap produk dapat dengan mencentang (produk)#1 kemudian (jumlah)#2

Cara menggunakan pivot table

Selain itu Pivot Table menyediakan filter button untuk mempermudah mengurutkan data. Pelajari lebih lanjut mengenai filter button di tautan berikut.

Artikel terkait: Apa itu Filter Button?


C. Menggunakan Drag Fields Area: Filters, Columns, Rows, dan Values

Fitur Drag Fields Area digunakan untuk membuat Pivot Table yang lebih leluasa dibandingkan menggunakan teknik mencentang seperti di atas. Fitur ini memungkinkan pengguna dapat menentukan urutan baris tabel dan kolom tabel dengan melakukan drag.

  1. Filters Area

    Filters Area digunakan untuk menampilkan Pivot Table untuk data tertentu. Anda dapat melakukan filter lebih dari satu item dengan mencentang Select Multiple Items.

  2. Columns Area

    Column Area digunakan untuk menambah/mengurangi dan mengurutkan kolom pada Pivot Table.

  3. Rows Area

    Rows Area digunakan untuk menambah/mengurangi dan mengurutkan baris pada Pivot Table.

  4. Values Area

    Values Area digunakan untuk melakukan eksekusi tertentu terhadap kategori data, misalnya COUNT (data teks) dan SUM/TOTAL (data numerik).

Contoh: Analisis 2 (List Pesanan Konsumen)

Cara 2 menggunakan pivot table


E. Melakukan Refresh Pivot Table

Saat range yang dijadikan Pivot Table mengalami perubahan data, Pivot Table yang telah dibuat sebelumnya harus dilakukan Refresh. Pivot Table tidak dapat melakukan perubahan data secara otomatis. Untuk melakukannya anda dapat melakukan langkah berikut,

  1. Klik salah satu tabel Pivot
  2. Klik ribbon Analyze kemudian pilih Refresh

Anda juga dapat menggunakan shortcut keyboard Alt+F5.


F. Menghapus Pivot Table

Anda dapat menghapus tabel pivot dengan menyorot tabel yang telah dibuat lalu tekan Delete.

Baca juga tutorial lainnya: Daftar Isi Tutorial Excel


Sekian artikel Pengertian dan Cara Menggunakan Pivot Table di Excel. Nantikan artikel menarik lainnya dan mohon kesediaannya untuk share dan juga menyukai Fans Page Advernesia. Terima kasih…

8 KOMENTAR

    • Selamat pagi juga kak Feby…
      Untuk membuat pivot table dari beberapa sheet…
      Dapat menggunakan “Pivot table and Pivot chart Wizard”
      Sebelumnya aktifkan terlebih dahulu command tersebut… gunakan fitur consolidasi untuk memilih masing-masing range data di tiap-tiap sheet

      Semoga membantu…

  1. Kak saya mau tanya, kenapa harus menggunakan pivot table dan pivot chart wizard dan fitur consolidasi? Kenapa tidak menggunakan pivot tabel dan fitur hubungan? Lalu perbedaannya terletak dimana ya kak?

  2. Saya Coba menggabungkan data penjualan per bulan dari beberapa sheet, Tapi kok di bagian supplier nya muncul angka ya bukan muncul nama pak, tolong bantu saya

AYO BERKOMENTAR

Tulis komentar
Masukkan nama Anda