10 Cara Memperbaiki Aplikasi Windows Error Keluar Sendiri

26

Windows merupakan sistem operasi buatan Microsoft yang paling populer di dunia. Namun sayangnya menurut pengalaman pengguna windows sangat rentan terhadap virus dan mempunyai beberapa bug yang dapat menyebabkan terjadinya Windows Error seperti aplikasi yang keluar sendiri secara tiba-tiba, muncul notifikasi “Not Responding” atau “Has Stopped Working”. Berikut tips dan trick yang dapat anda lakukan untuk mengatasi aplikasi Windows Error atau keluar sendiri.

Catatan: semakin kebawah tingkat kerusakan semakin kompleks

  1. Restart Windows di Komputer Anda

    Teknologi fast startup membuat windows hidup dengan sangat cepat, namun komputer anda akan tidak memulai sistem operasi dari awal lagi. Ini berarti komputer akan selalu menggunakan catatan memory di hardisk. Ketika komputer anda mengalami “Not Responding” ini dapat menjadi penyebab system driver crash. Untuk mengatasi hal ini windows 7 kebawah akan menjalankan ulang sistem driver saat pengguna menghidupkan ulang komputer. Namun hal ini tidak terjadi ketika anda mengaktifkan fast startup Windows 8, 8.1 dan 10, sehingga dapat menyebabkan system driver tidak ditanggulangi. Jadi, hal pertama yang harus anda lakukan adalah Restart Komputer.

  2. Lakukan Full Scan dengan Anti-Virus menggunakan Database Terbaru

    Tetap Error, anda dapat melakukan Full Scan Komputer anda dengan Anti Virus terupdate. Virus dapat memakan resource yang besar sehingga memory untuk membuka aplikasi lain tidak cukup. Gunakan Anti-Virus yang sudah terbukti kekuatannya seperti Bitdefender, AVG, Kaspersky, Avira dan Norton.

    Baca juga: Anti-Virus Terbaik dan Ringan

  3. Menghapus Temporary Files

    Temporary files merupakan catatan files sementara yang menyimpan data penggunaan suatu aplikasi di windows untuk mempercepat proses suatu aplikasi. Anda perlu menghapus temporary files supaya aplikasi melakukan kompilasi data ulang, karena kompilasi data yang tidak sepenuhnya selesai yang dapat menyebabkan Error.


    Klik kanan Local Disk :C (atau tempat system operasi anda tersimpan) > General > Disk Cleanup (centang semua) > clean up system files > OK (tunggu sampai proses selesai dan keluar dengan sendirinya)>restart 

  4. Mematikan Morphological Filtering (Khusus Aplikasi Berbasis Metro)

    Morphological filtering adalah operasi non-linier pada gambar yang dilakukan dengan berbagai metode terdefinisi yang dapat memberikan efek visual tertentu. Aplikasi Metro adalah aplikasi yang didesain untuk berjalan di prosesor mobile maupun desktop baik teknologi x64 maupun x86. Aplikasi Metro banyak dijumpai di Windows Store. Beberapa aplikasi Metro tidak dapat berjalan dengan teknologi Morphological Filtering seperti game 3D dan Movies & TV. Anda perlu mematikan teknologi ini di pengaturan Graphic Driver. Setelah Anda non-aktifkan Morphological Filtering, lakukan Restart. Coba buka aplikasi metro anda.

    Global Morphological Filtering AMD
    Global Morphological Filtering AMD

    Intel HD Grapich Morphological Setting
    Intel HD Graphic Morphological Setting
  5. Menggunakan Compatibility Mode (Non-Metro)

    Apabila aplikasi yang error merupakan aplikasi lama (2009-2013) ada baiknya anda menggunakan cara ini. Pasalnya perancangan software untuk versi windows berbeda-beda menurut Microsoft Net Framework serta DirectX compatibility yang digunakan.

    • Klik kanan shortcut/aplikasi yang bersangkutan lalu pilih “Properties” 

    • Kemudian pada jendela Properties pilih “Compatibility”

    • Centang “Run this program in compatibility mode for” lalu pilih versi windows yang sesuai.

    • Centang “Run this program as an Administrator”

    • Klik “OK”

    • Lalu Jalankan Programnya

  6. Non-aktifkan DEP (Data Execution Prevention) Pada Program Yang Error

    Suatu ketika sistem operasi dapat mematikan izin aplikasi pada komputer anda karena alasan keamanan. Anda bisa mendapatkan hak akses aplikasi secara paksa dengan non-aktifkan DEP. Anda hanya perlu mengetahui direktori aplikasi windows yang error.

    Data Execution Prevention.
    Klik Untuk Memperbesar
    • Akses System Properties dengan tekan keyboard “logo windows + pause break”
    • Klik “Advanced System Settings”
    • Pada Performance klik “settings…”
    • Pilih Tab “Data Execution Prevention”
    • Pilih select box Turn on DEP for all programs and services except those I select”
    • Lalu “Add” berkas .exe yang mengalami masalah.
    • Restart dan jalankan ulang program
  7. Install Ulang Software atau Program Bersangkutan

    Jika langkah-langkah diatas tidak berhasil maka sebaiknya anda mencoba untuk install ulang software yang error tersebut. anda dapat menghapus software melalui “Settings”->”Apps”->Pilih Program->”Uninstall”

    Atau menggunakan cara lama (Non Metro) “Control Panel”->”Programs”->”Uninstall a Program”->Klik kanan program lalu pilih uninstall. 

    Lalu Install ulang software tersebut.

  8. Memperbaiki System Registry

    Registry adalah kumpulan konfigurasi yang terstruktur yang menyimpan database pengaturan dari sistem operasi dan software. Registry merupakan target utama dari virus untuk melumpuhkan sistem operasi. Malware atau virus yang pernah menginfeksi komputer walaupun sudah terhapus tetap meninggalkan jejak berupa registry yang di rombak. Registry yang rusak dapat menyebabkan kesalahan fatal oleh karena itu registry registry perlu diperbaiki. Anda dapat menggunakan software pihak ketiga seperti Piriform CCleaner.

    Baca Juga: 10 Aplikasi Terbaik Mempercepat Kinerja Laptop

  9. Melakukan Clean Boot Windows

    Clean boot adalah jenis boot yang menggunakan resource paling sedikit hanya dengan driver penting saja. Ini digunakan untuk mendiagnosis system service yang bermasalah.

    • Akses System Configuration dengan “Ctrl+R” ketik msconfig lalu tekan “OK”

    • Pada Tab general ubah Normal Startup menjadi “Selective Startup” dan un-check “load startup item” 

    • Pada Tab Service Non aktifkan semua service yang bukan microsoft

    • Klik OK, dan restart.

    • Uji Aplikasi apakah dapat berjalan di mode ini, jika ya maka ada system service yang bermasalah dan perlu non-aktifkan biasanya virus.

  10. Menggunakan System Restore Jika terdapat Data Backup Saat Aplikasi Normal

    Akses system properties (logo windows + pause break) -> system protection -> system restore -> Next -> pilih pilihan yang tersedia ,usahakan sesuai tanggal permasalahan muncul -> Next -> Finish ->tunggu sampai selesai.

    Catatan: semua aplikasi harus ditutup dan matikan antivirus 

Apabila langkah-langkah diatas tidak dapat memecahkan masalah anda maka anda perlu melakukan install ulang sistem operasi ke versi yang lebih baru atau melakukan reparasi menggunakan CD Windows.


Sekian artikel 10 Cara Memperbaiki Aplikasi Windows Error Keluar Sendiri. Nantikan artikel menarik lainnya dan jangan lupa share artikel ini ke kerabat anda. Terimakasih…

26 KOMENTAR

    • Coba langkah no 7 kak, hapus aplikasi bersangkutan lalu pasang ulang.
      Hal ini diharapkan mampu untuk memperbaiki registry aplikasi, temporary aplikasi bersangkutan, serta memindahkan segmen data aplikasi ke lokasi yang lebih cepat (HDD).
      Semoga bermanfaat 🙂

  1. Maaf. Punya sy juga ketika sdg buka aplikasi apalagi ketika buka ms word suka lngsung hilang, keluar tiba2..
    Itu caranya gimna yaa

  2. Game-game ku kok suka keluar sendiri ya, tanpa notif. Dia cuma tiba2 ke desktop sendiri. Padahal sebelumnya gk gitu. Kira2 ada gk solusi di atas yang bisa dipake. Dan kayaknya mulai kyk gini sejak update pas kita matiin komputer (update and shutdown).

    • Saran aku, sebaiknya lakukan restore cara no 10 jika tersedia. Biasanya windows membuat pencadangan otomatis saat melakukan update system. Pilih restore dengan tanggal sekiranya windows masih berjalan normal.

      Kalo restore berhasil aku sarankan untuk mematikan system update melalui windows service panel.
      Namun, jika restore tidak tersedia sebaiknya lakukan update ulang jika gagal atau melakukan install ulang. Namun jika melakukan install ulang, pastikan masih mempunyai lisensi windows sebelumnya.

      Semoga bermanfaat kak Azzam 🙂

  3. Aplikasi bawaan windows ku seperti calculator, sticky note, mail, paint 3d, skype dll ketika di klik muncul 2 detik lalu keluar sendiri tanpa ada tulisan error dsb. Apakah bisa pakai cara diatas? Help me.

    • Umumnya itu karena adanya software lama yang diinstal, misalnya Corel Draw x4 yang dapat mengubah file inti Windows 10. Saya sarankan coba hapus software yang lama, keluaran dibawah 2009/2010.

      Jika tidak terselesaikan coba kk install ulang windows, dan cek setiap aplikasi bawaan tersebut jika menginstall program lama.

      Semoga bermanfaat

    • Hal itu dapat disebabkan karena virus, sebaiknya scan secara menyeluruh laptopnya, Bunda.

      Jika, masih. Aku sarankan untuk install Microsoft Word versi yang terbaru, dengan catatan laptopnya menggunakan sistem operasi Windows 8 atau yang lebih baru.

      Baca juga: Cara Install Microsoft Office

      Semoga bermanfaat Bunda 🙂

  4. gan serius nie , saya mau nanya , saya instal sebuah game dan itu berhasil di install lalu berhasil di running , beberapa hari sih lancar lancar aja itu game saya mainin, sampe saat nya game itu tiba tiba close sendiri dan ketika saya coba running lagi di taskbar mah running running aja tapi game nya g muncul gitu di tampilan , itu solusinya gmn ya gan soalnya saya baru nemu yang begini , terima kasih .

    • coba restart dulu komputernya gan, biasanya hal itu karena masalah RAM
      Tapi kalau masih seperti itu, kemungkinan besar file game dihapus paksa oleh anti-virus.
      Coba hapus gamenya, dan install lagi, terus exclude folder game pada anti-virus

      Semoga bermanfaat ga:)

  5. Permisi gan sedikit ingin bertanya ,laptop ku kadang suka ngeclose aplikasi sendiri/aplikasi error sendiri setelah itu tiba tiba layar menjadi hitam tetapi mesin dan fan masih menyala namun tidak bisa di pencet apa apa. Mohon solusinya gan .trimakasih

    • Layar hitam, umumnya disebabkan karena
      1. RAM yang penuh, coba tutup aplikasi lainnya sebelum membukanya
      2. Hardisk bad sector, jika permanen disarankan untuk mengganti hdd, jika tidak permanen bisa install ulang
      Semoga bermanfaat 🙂

  6. Punyaku gak bisa diinstal saat instalasi software di disk D:// lalu kupindah ke C:// dan ternyata berjalan mulus masa pengaruh sih directory file ….?

    • Secara umum bisa saja install software di Disk D, seperti game-game besar.
      Namun jik software yang menggunakan pengaturan registry system, tentunya developer software merancang software harus di install di local disk sistem operasi umumnya C. Misalnya: MediaPlayer, MS Office, Corel Draw, Adobe, PDF reader, dan lain-lain.

    • Hai kak Dani,
      Rendering menggunakan banyak resource, jika hardware yang kakak gunakan lebih cukup untuk melakukan hal itu seharusnya hal tersebut tidak terjadi.
      Beberapa kasus, error proses rendering bisa terjadi karena ada permasalahan hardware rendering yang digunakan.
      Coba gunakan GPU rendering, dan non-aktifkan CPU rendering, di bagian “Preference”
      Atau sebaliknya Gunakan CPU rendering saja, lakukan pengujian mana yang penyebab error, mana yang lebih cepat.

      Semoga bermanfaat 🙂

AYO BERKOMENTAR

Tulis komentar
Masukkan nama Anda