Cara Uji T Test Independent dengan SPSS dan Contohnya

20

Uji T Test Independent adalah salah satu uji parametrik untuk melakukan komparasi independen. Sampel independen adalah sampel yang menghasilkan data dari subjek yang berbeda. Studi komparasi independen, contohnya perbandingan laki-perempuan, perbandingan kelompok kontrol-perlakuan, perbandingan perusahaan a-b, dan lain-lain.

A. Syarat Uji Parametrik T Test Independent

Untuk melakukan uji T Test Independent, kelengkapan data harus memenuhi syarat uji parametrik.

Berikut syarat uji parametrik:

Baca juga: Cara Uji Normalitas SPSS Shapiro Wilk dan Kolmogorov Smirnov

  1. Pengambilan sampel secara acak (random).
  2. Data yang diperoleh dari sampel mempunyai sebaran normal (distribusi normal). Hal ini dapat dilakukan dengan uji normalitas.
  3. Data yang diperoleh merupakan data homogen.
  4. Jumlah sampel (n) tiap subjek diusahakan sama.

Bagaimana jenis kasus yang sebaiknya menggunakan metode ini:

  1. Perbedaan statistik antara rata-rata dua kelompok.
  2. Perbedaan statistik antara sarana dua intervensi.
  3. Perbedaan statistik antara rata-rata dua skor perubahan.

Baca juga: Cara Uji Homogenitas dengan SPSS (Levene Test)

B. Penentuan Hasil Uji T Test Independent

Dasar penentuan uji T Test Independent berdasarkan nilai signifikansi (2-tailed) yang mengukur ada tidaknya perbedaan rata-rata pada subjek yang diujikan.

  • Nilai signifikansi (2-tailed) > 0.05 menunjukkan tidak terdapat perbedaan rata-rata antar subjek penelitian.
  • Nilai signifikansi (2-tailed) < 0.05 menunjukkan adanya perbedaan rata-rata antar subjek penelitian.

C. Contoh Uji T Test Independent

Pada tutorial ini dianalisis data test akhir pada penelitian sebelumnya terkait “Peningkatan Kekuatan Otot Kelompok Kontrol Tanpa Pelatihan dan Kelompok Perlakuan dengan Pelatihan Angkat Dumbell“.

contoh data t test independent

Download Data Contoh

password: www.advernesia.com

Data berikut merupakan data test akhir dari kelompok kontrol (tidak mendapat latihan) dan kelompok perlakuan (mendapat latihan). Masing-masing kelompok terdiri dari 15 sampel. Data test akhir setiap kelompok berdistribusi normal dan homogen.

Berikut langkah-langkah melakukan uji Independent T Test menggunakan SPSS:

  1. Klik Analyze > Compare Means > Idependent-Samples T Test…

    perintah independent sample t test

    Setelah kita melakukan langkah ini, jendela Independent-Samples T Test akan terbuka.

  2. Memilih variabel yang diuji pada kotak Test Variable(s)

    memlih variabel test independent

    Pada contoh ini, kita menguji variabel test_akhir untuk melihat adanya perbedaan point yang diperoleh dari masing-masing kelompok. Pindahkan nama variabel ke kotak Test Variabel(s). Pilihan boleh lebih dari satu.

  3. Memilih Grouping Variable

    Memilih Grouping Variable

    Grouping Variable adalah variabel yang memberikan karakteristik yang menjadikan pembeda antara kelompok, misalnya jenis kelamin, jenis perlakuan, dan lain-lain. Pada contoh ini, kita menggunakan jenis kelompok pada variabel kelompok.

  4. Tentukan 2 jenis kelompok pada Define Groups…

    menentukan jenis kelompok

    Tentukan 2 jenis kelompok yang akan digunakan. Hal ini dapat dilakukan dengan memasukkan 2 value pada variabel group (variabel kelompok). Pada contoh ini 1 = “Kontrol” dan 2 = “Perlakuan”.

  5. Klik OK

    Hasil analisis ditampilkan pada jendela output.

D. Membaca Hasil Uji Independent Samples T Test

Tabel Group Statistics

Statistik

Tabel di atas menunjukkan kedua kelompok mempunyai masing-masing 15 sampel. Tes akhir kelompok perlakuan lebih tinggi dari kelompok kontrol dilihat dari rata-ratanya 29,87 dengan 24,67.

Tabel Independent Samples Test

hasil uji independent samples t testTabel berikut merupakan tabel utama dari analisis independent sample t test. Terlihat nilai signifikansi 2 arah (t-tailed) 0.000 <  0.05. Sehingga terdapat perbedaan skor point yang berarti antara kelompok kontrol dan perlakuan. Berdasarkan nilai deskriptifnya terbukti kelompok perlakuan dengan pelatihan angkat dumbell mendapat skor lebih tinggi.

Baca juga tutorial lainnya: Daftar Isi Tutorial SPSS


Sekian artikel Cara Uji T Test Independent dengan SPSS dan Contohnya. Nantikan artikel menarik lainnya dan mohon kesediaannya untuk share dan juga menyukai Fans Page Advernesia. Terima kasih…

20 KOMENTAR

    • itu nilai signifikansinya < 0.05, berarti tingkat kebenaran pengujian dengan metode t > 95% mas… Sehingga benar adanya terdapat perbedaan yang berarti dari 2 kelompok yang diujikan.

  1. Terimakasih atas ilmunya yg bermanfaat.
    Tapi saya ingin tanya, jika jumlah sample tiap subjek berbeda apalah boleh? Dikarenakan saat membagikan kuesioner tentu tidak akan sama jumlah sample per subjeknya.
    Terimakasih

    • Menurut saya itu disesuaikan dengan tiap populasi sampel, jika tidak bisa sama yang penting sesuai dengan teknik pengambilan sampel. Namun, tetap lebih baik menurut saya jika jumlah sampel sama. Semoga bisa menjadi pertimbangan 🙂

  2. selamat malam , mohon maaf mau tanya jika independen t test hasilnya signifikan makan lanjut uji apa lg ,, atau sudah selesai. terima kasih

    • Mohon maaf atas balasannya yang lama kak, itu bisa disesuaikan dengan metodologi yang kakak ana gunakan.
      Semoga bermanfaat kak 🙂

  3. Jika hipotesisnya berarah dan saya ingin memgetahui apakah hipotesis tsb diterima/tidak.Terus bagian pada tabel t-test apa yg diliat?

    • signifikansi 2 arah (t-tailed)

      Hipotesis nol (H0) adalah hipotesis yang menyatakan tidak adanya hubungan antara variabel
      Hipotesis Kerja (H1) adalah hipotesis yang menyatakan adanya hubungan antara variabel

      H0 diterima, H1 ditolak dengan Nilai signifikansi (2-tailed) > 0.05 menunjukkan tidak terdapat perbedaan rata-rata antar subjek penelitian.
      H0 ditolak, H1 diterima dengan Nilai signifikansi (2-tailed) < 0.05 menunjukkan adanya perbedaan rata-rata antar subjek penelitian. Semoga bermanfaat 🙂

  4. Slmt siang,, kalau hasil ukur masing2 kelompok banyak, apkh bisa atau tepat dg uji t test independent ?

  5. Selamat pagi kak, ingin bertanya apakah uji t test bisa dilakukan untuk sampel sebanyak 300 responden dan digunakan untuk variabel bebas yg memiliki 4 kategori? Terimakasih sebelumnya

    • Maaf sebelumnya kak Dendies, kalo uji T-Test umumnya digunakan hanya untuk membandingkan 2 kategori pada variabel bebasnya,,, Saya sarankan menggunakna ANOVA

      https://libguides.library.kent.edu/SPSS/IndependentTTest
      Semoga bermanfaat 🙂

    • itu termasuk membandingkan 2 intervensi, jadi menurut saya dapat dilakukan,
      untuk uji validitas kakak bisa lihat tutorial sebelumnya uji validitas, sebelumnya pastikan dulu datanya normal karena menggunakan metode parametrik

      Selain itu kakak juga perlu berkonsultasi dengan pakar statistika untuk memastikan penelitian yang kakak ambil

    • Umumnya tidak kak Tata, namun akan lebih baik disesuaikan dengan design metode yang kakak gunakan
      Semoga bermanfaat 🙂

AYO BERKOMENTAR

Tulis komentar
Masukkan nama Anda