Cara Uji Homogenitas dengan SPSS (Levene Test)

22

Uji homogenitas adalah suatu uji yang dilakukan untuk mengetahui bahwa dua atau lebih kelompok data sampel berasal dari populasi yang memiliki varians sama (homogen). Dalam buku yang ditulis Sudjana (2005:250), uji homogenitas dapat dilakukan dengan uji levene, fisher atau uji bartlett. Pengujian ini merupakan persyaratan sebelum melakukan pengujian lain, misalnya T Test dan Anova. Pengujian ini digunakan untuk meyakinkan bahwa kelompok data memang berasal dari sampel yang sama.

Uji Levene merupakan metode pengujian homogenitas varians yang hampir sama dengan uji Bartlett. Perbedaan uji Levene dengan uji Bartlett yaitu bahwa data yang diuji dengan uji Levene tidak harus berdistribusi normal, namun harus kontinu.

A. Penentuan Homogenitas Data

Data yang dilakukan pengujian dikatakan homogen berdasarkan nilai signifikansinya.

  • Nilai signifikansi (p) > 0.05 menunjukkan kelompok data berasal dari populasi yang memiliki varians yang sama (homogen)
  • Nilai signifikansi (p) < 0.05 menunjukkan masing-masing kelompok data berasal dari populasi dengan varians yang berbeda (tidak homogen)

B. Cara Uji Homogenitas SPSS

Pada artikel ini dijelaskan cara melakukan uji homogenitas berdasarkan penelitian yang dilakukan “I Kadek Gunawan” dari IKIP PGRI Bali terkait “Peningkatan Kekuatan Otot Kelompok Kontrol Tanpa Pelatihan dan Kelompok Perlakuan dengan Pelatihan Angkat Dumbell

Dwonload Data

Password: www.advernesia.com

contoh data homogenitas spss

Data berisi 3 variabel yaitu Nama (Nominal String), Tes_awal (Scale Numerik), dan Tes_akhir (Scale Numerik) yang terdiri dari 15 sampel kontrol dan 15 sampel perlakuan. Dilakukan uji homogenitas pada data Tes_awal dan Tes_akhir untuk memastikan data kedua kelompok berasal dari populasi yang sama.

Langkah-langkah uji homogenitas SPSS:

  1. Klik Compare Means > One-Way ANOVA..

    perintah uji homogenitas spss

  2. Masukkan variabel yang diujikan pada kolom Dependent List: 

    memilih variabel uji homogenitas

    Pada contoh Dependent Test: Tes_awal dan Tes_akhir.

  3. Masukan variabel yang membedakan kelompok ke kolom Factor

    Kolom Factor diisi dengan variabel kriteria yang membedakan kelompok data, misalnya pada contoh dibedakan dengan kelompok kontrol dan kelompok perlakuan.

    Pada contoh Factor: Tipe Responden.

  4. Klik Options… lalu centang Homogeneity of variance test

    opsi uji homogenitas

  5. Klik OK

    Hasil analisis ditampilkan pada jendela output


C. Cara Membaca Uji Homogenitas SPSS

hasil uji homogenitas

  • Homogenitas variabel Tes Awal

    Signifikansi homogenitas 0.151 (>0.05) menunjukkan variabel Tes Awal pada kelompok perlakuan dan kontrol adalah homogen, dengan Levene Statistic 2.184.

  • Homogenitas variabel Tes Akhir

    Signifikansi homogenitas 0.112 (>0.05) menunjukkan variabel Tes Akhir pada kelompok perlakuan dan kontrol adalah homogen, dengan Levene Statistic 2.688.

Baca juga tutorial lainnya: Daftar Isi Tutorial SPSS


Sekian artikel Cara Uji Homogenitas dengan SPSS (Levene Test). Nantikan artikel menarik lainnya dan mohon kesediaannya untuk share dan juga menyukai Fans Page Advernesia. Terima kasih…

22 KOMENTAR

  1. Pagi Min.
    Apa kegunaan nilai levene statistic..?
    Apa bisa dibandingkan nilai hasil uji dengan nilai tabel..? Jika bisa, angka tabel uji yang mana yang digunakan sebagai pembanding..?
    Terimakasih.

    • Levene test memuat nilai F-test, itu digunakan untuk menguji hipotesis awal (H0) bahwa setiap kelompok data mempunyai varians yang sama… Nanti ini yang menghasilkan nilai .sig.
      Referensi: https://www.statisticssolutions.com/the-assumption-of-homogeneity-of-variance/

  2. Hallo Min, min mau nanya kalok uji homogenitas untuk 2 varians yang berbeda untuk prasyarat uji t, ataupun mann whitney baiknya pakek uji homogenitas apa ya??,
    Terimakasih

  3. Mau nanya kalau nilai leveane statistik lebih kecil dari signifikannya pas diuji independent kok t hitung lebih rendah dari t tabel ya min? Cara mengatasinya bagaimana?

    • Mohon maaf kak Silvia, jika itu terjadi berarti memang data yang kakak analisis memang seperti itu.
      Semoga bermanfaat 🙂

    • Selamat malam min, maaf mau tanya kalau data yg kita uji dengan independen sample t test tapi hasilnya tdk homogen, kira2 untuk mengatasi hal itu gimana ya min? Terima kasih.

  4. Terima kasih Ayub, untuk meyakinkan kakak memilih solusi yang tepat.
    Saya menyarankan untuk membaca artikel berikut

    https://www.researchgate.net/post/Which_data_transformation_method_do_you_use_when_variances_are_not_homogenous

    Semoga bermanfaat 🙂

  5. hallo min, contoh di atas menggunakan eksperimen murni ya, saya mau tanya kalau menggunakan eksperimen semu bagaimana? karena kan gak bisa dihitung kalau faktornya gak diisi. terima kasih.

    • Untuk eksperimen semu… berikut saya referensikan salah satu kasus penelitian yang sama http://eprints.uny.ac.id/51327/4/04%20BAB%20III.pdf

      Semoga bisa dijadikan acuan 🙂

  6. Min mau nanya apa beda nya uji levene dan uji fisher? Lalu apakah kalau data berdistribusi normal bisa selanjutnya bisaa menggunakan uji levene? Makasih min

    • Levene dan fisher dalam kasus ini sama untuk menguji homogenitas, perbedaannya pasti ada karena masing-masing metode mempunyai perhitungan tersendiri.

      Data normal boleh langsung uji Levene 🙂

  7. Min, mau nanya bagaimana kalau salah satu variabel independen saya tidak homogen, yang lainya homogen. apa bisa yg homgen saya uji anova dan yg tidak homogen sy uji kruskal W? atau ada cara untuk supaya homogen smua seblum sy melakukan uji beda?

    • Terima kasih atas komentarnya kak
      Saya sarankan untuk membaca artikel berikut
      https://www.graphpad.com/support/faq/what-to-do-when-data-fail-tests-for-homogeneity-of-variance/

    • Bisa kak Ratu, asalkan 1 variabel itu dimiliki oleh minimal 2 kelompok yang berbeda untuk melihat nilai homogenitas antar kelompok 🙂

  8. Kak mau tanya smsl ada pnlitian klas X. nah dsana jlas X ada bbrp klas. Trs di homogenkan trs apabila ada slh satu yang gak homogem gmna kak ?

    • Datanya biasanya ditransformasi menggunakan algoritma tertentu
      Referensi https://faperta.ugm.ac.id/newbie/download/pak_tar/rancob/2012-Assumption%20and%20Data%20Transformationnew.ppt
      Semoga membantu 🙂

AYO BERKOMENTAR

Tulis komentar
Masukkan nama Anda