Kisah Ngeblog dari Tahun 2011

2

Tulisan ini merupakan catatan blogging saya sebagai penulis di Advernesia. Saat menulis saya juga sedang bernostalgia sambil minum secangkir kopi dan alunan lagu tropicana slim - remember my sweet moment. Ya, Suasana yang tepat untuk membangkitkan inspirasi menulis (2018).

Sedang berselancar di internet, saya bertemu blog lawas saya di tahun 2011. Lucu rasanya membaca tulisan waktu SMP kelas tiga. Teringat, saya telah membuat 4 blog dari tahun 2011 hingga 2018. Berikut saya sampaikan kisah saya membuat blog dari tahun ke tahun, beserta perubahan lingkungan blog yang saya rasakan.

Baca juga: Apa itu Blog, Platform Blog, Fungsi Blog, dan Monetisasi Blog?


  1. Tahun 2011 (Mentik Blog)

    "Mentik Blog" merupakan blog pertama saya, khusus membahas game dan aplikasi Symbian s60v5. Di sini saya banyak mendapat teman dari kalangan milenial yang aktif di perkembangan software ponsel. Saat itu android masih barang premium dan hanya dimiliki oleh kalangan tertentu saja.

    Tahun 2011 saya menulis blog hanya menggunakan aplikasi "Wordmobi", sebuah aplikasi WordPress untuk platform Symbian. Tanpa memikirkan SEO dan jumlah kata, saya tetap mendapat pengunjung bahkan komentar di setiap artikel. Hal ini berkat blogwalking, yaitu saling kunjung dan berkirim komentar di blog teman.

    Kita biasanya membuat halaman khusus seperti buku telepon berisi link blog teman untuk mempermudah akses blog teman. Halaman ini biasanya ditampilkan dalam navigasi blog berupa "Buku Tamu", "Friend List", "Daftar Teman", atau sebagainya. Ada juga yang menampilkan dalam widget sidebar atau footer.

    Interaksi antar blogger sangat terasa berkat adanya fitur blogroll dari WordPress. Saya dapat dengan mudah menemukan blog orang lain yang dapat diajak menjadi teman ngeblog.

  2. Tahun 2014 (Sebutir Ilmu)

    Tahun 2014 saya membuat blog lagi, karena era symbian telah usai. Ini berawal saat saya kelas 2 SMA. Sebutir ilmu adalah blog gado-gado yang saya isi dengan beberapa topik yaitu: Komputer, Matematika, Kesehatan, dan Mimpi. Blog ini pernah menyentuh 800 page view per hari. Saya juga tetap mendapat sentuhan suasana blog seperti saat mengelola "Mentik Blog".

    Topik yang banyak dan tanpa pengetahuan di topik tersebut membuat saya tidak konsisten untuk menulis blog. Akhirnya blog ini terlantar dan hanya saya isi setiap beberapa bulan sekali. Blog ini saya kelola hingga saya kuliah semester 2. Kemudian di tahun 2017 saya menghapus blog ini.

  3. Tahun 2016 (Beli-Beli Rumah)

    Tahun 2016 saya mencoba mendaftar sebagai marketing properti di Ayo Bisnis Properti Indonesia (ABPI). Akhirnya saya diterima walaupun saya seorang mahasiswa. Saya diterima di grup I yang dikepalai oleh Pak Paspiyana. Di sana saya dapat banyak brosur properti baik tanah maupun bangunan (BTN).

    Untuk mendukung kerja saya, akhirnya saya membuat blog yang saya isi brosur-brosur properti dari ABPI. Sistem marketer di ABPI adalah perekrutan resmi saat saya dapat menjual 1 petak tanah atau rumah. Namun, apa daya saya tidak mendapat pembeli. Sayangnya di bulan ke-2 saya dikeluarkan dari grup I, karena tidak dapat menjual properti. Kemudian di tahun 2017 saya menghapus blog ini.

  4. Tahun 2017 (Advernesia)

    Di tahun 2016 tepatnya kuliah semester IV saya telah memahami system database untuk membuat DBMS dari mata kuliah di kampus. Ternyata hal ini sangat membantu saya saat saya melamar pekerjaan sebagai WordPress Developer. Singkat cerita saya melamar pekerjaan melalui JobStreet, lalu saya mendapat undangan wawancara. Akhirnya saya mendatangi tempat wawancara tersebut di Starbuck Kuta. Saya awalnya tidak tahu bahwa WordPress itu ada 2 jenis. Di sana saya bertemu Pak Saefuloh dan saya mendapat pelajaran cara membuat WordPress melalui localhost. Panggilan kerja tak kunjung datang setelah 2 minggu menunggu.

    Tahun 2017 saya membuat blog Advernesia dengan menggunakan WordPress self-hosted. Blog ini merupakan blog dengan topik yang paling sesuai dengan minat saya. Semenjak beralih ke self-hosted saya jarang menemukan suasana blog lainnya yang seperti dahulu saat saya menggunakan WordPress gratis.

    Suasana kebanyakan blog-blog baru tahun ini berbeda dengan blog dahulu. Saya mencoba mencari teman blog di komunitas blogger terbesar "Blogger Indonesia". Di sini saya menemukan, tahun 2018 merupakan perubahan era di dunia blog, sebagai suatu contohnya anak SMP generasi Z sudah mampu membuat blog WordPress self hosted hingga membuat template blognya sendiri.

Akhir kata, semoga semangat jiwa generasi blogger yang lebih baru, dapat menjadi penyemangat kita, generasi blogger yang lebih lama untuk terus berinovasi dan berkarya di dunia per-bloggeran.

Baca juga: Daftar Isi Digital Marketing dan Blogging


Itulah kilas balik ngeblog dari tahun 2011 yang saya alami dan berkesan untuk saya. Terima kasih telah menyempatkan waktu untuk membaca cerita saya ...

2 KOMENTAR

    • Hai Kak Adjie, situs Advernesia masih saya kelola sendiri, pingin sih punya kawan untuk menulis 🙂

AYO BERKOMENTAR

Tulis komentar
Masukkan nama Anda