Operasi Relasional dan Logika Pada MATLAB

0

Operasi Relasional dan Logika adalah salah satu fundamental setiap bahasa pemrograman. Kedua fundamental tersebut juga merupakan penerapan dari ilmu matematika dalam bahasa pemrograman. Dalam aplikasinya operasi relasional dan operasi logika pada MATLAB digunakan untuk membuat script file baik berupa program maupun fungsi (User Defined Function)

A. Operasi Relasional Pada MATLAB 

Pengertian Operasi Relasional adalah operasi matematika yang berfungsi untuk membandingkan dua variabel / operand numerik dalam bahasa pemrograman. Operasi relasional dapat dijumpai pada bahasa pemrograman menengah dan tinggi. Adapun beberapa operasi relasional pada MATLAB.

 Operasi Relasional  Fungsi Operasi
 <  kurang dari
 >  lebih dari
 <=  kurang atau sama dengan
 >=  lebih atau sama dengan
 ==  sama dengan
 ~=  tidak sama dengan
  • Dalam penggunaan operasi relasional pada MATLAB nilai yang ditampilkan (output) adalah 0 dan 1. Nilai nol (0) berarti pernyataan salah dan nilai satu (1) berarti pernyataan benar.
  • Penggunaan operasi relasional pada array harus, kedua variabel / operand harus mempunyai ukuran array yang sama. Hasil yang ditampilkan adalah array dengan ukuran yang sama dengan entri-entri 0 atau 1. Dimana operasi relasional membandingkan setiap entri data dengan index yang sama di kedua array.

Berikut contoh program penggunaan operasi relasional variabel skalar melalui command window

» x = 2; y = 3;
» x <= y

ans =
1

Pada contoh diatas dilakukan pembandingan antara variabel x = 2 dan y = 3 dengan operasi <= , dengan hasil 1. Yang mengindikasi operasi relasional kurang atau sama dengan bernilai benar untuk command diatas.

Berikut contoh program penggunaan operasi relasional variabel array melalui command window

» x = [1 2 3]; y =[1 2 3 4];
» x == y

Matrix dimensions must agree.

Pada hasil eksekusi command window diatas menampilkan bahwa matriks yang dibandingkan memiliki ukuran yang berbeda sehingga operasi relasional tidak dapat dilakukan.

>> x = [1 2; 3 4]; y =[2 3; 3 4];
>> x >= y

ans =
0 0
1 1

Pada hasil eksekusi command window diatas terlihat output berupa matriks yang menyatakan index 11, 12 bernilai salah dan index 21, 22 bernilai benar untuk operasi >= lebih besar atau sama dengan untuk variabel / operand matriks x dan y.

B. Operasi Logika Pada MATLAB / Operator Logika

Pengertian operator logika pada MATLAB adalah operasi logika pada bahasa pemrograman MATLAB yang menggunakan fundamental matematika modern. Adapun beberapa operator logika pada MATLAB sebagai berikut.

 Operator Logika  Tipe  Fungsi

 &

Contoh: x&y atau and(x,y)

 AND Output bernilai (1) benar saat kedua operand yang diujikan bernilai benar. Output bernilai (0) salah saat salah satu atau kedua operand bernilai salah.

 |

Contoh: x|y atau or(x,y)

 OR Output bernilai (1) benar saat salah satu operand bernilai salah. Output bernilai (0) salah saat kedua operand bernilai salah.

 ~

contoh: ~x atau not(x)

 NOT Output bernilai (1) benar saat operand bernilai salah. Output bernilai (0) salah saat operand bernilai benar.

Operator logika dapat digunakan dalam pembuatan program dengan variabel / operand yang didefinisikan sebagai operasi aritmatika atau operasi relasional.

  • Penggunaan AND pada MATLAB

    Pernyataan yang diujikan bernilai benar

    » 2<3 & 3<4
    
    ans =
    1

    Pernyataan yang diujikan bernilai salah

    » 2<1 & 3<4
    
    ans =
    0
  • Penggunaan OR pada MATLAB
    Pernyataan yang diujikan bernilai benar
    » inf | inf
    
    ans =
    1

    Pernyataan yang diujikan bernilai salah

    » 7==6 | 6==8
    
    ans =
    0
  • Penggunaan NOT pada MATLAB
    » x = 7>3
    
    x =
    1
    
    » ~x
    
    ans =
    0

C. Urutan Operasi Matematika Pada MATLAB

Dalam pemrograman komputer menggunakan MATLAB digunakan fundamental urutan operasi hitung sebagai berikut

 1 (tertinggi)  Tanda kurung
 2  Perpangkatan / Eksponensial
 3  Operasi Logika NOT
 4  Perkalian dan Pembagian
 5  Penjumlahan dan Pengurangan
 6  Operasi Relasional
 7  Operasi Logika AND
 8 (terendah)  Operasi Logika OR

D. Fungsi Built-In Operasi Logika pada MATLAB

Terdapat fungsi built-in yang terkait dengan matematika modern pada MATLAB, sebagai berikut

Logika  Kegunaan
xor(a,b) Output 1 saat salah satu operand benar dan operand lainnya salah.
» xor(-1,88)

ans =

0
all(A) Output 1 saat operand merupakan array dengan entri-entri tak nol. Output 0 saat operand merupakan array yang terdapat entri merupakan 0
» A = [1 2 3];

» all(A)

ans =

1

» B = [1 0 0; 0 1 0; 0 0 1];

» all(B)

ans =

0 0 0
any(A) Output 1 saat entri operand terdapat entri tak nol. Output 0 saat semua entri merupakan nol
» B = [1 0 0; 0 1 0; 0 0 1];

» any(B)

ans =

1 1 1

» A = [0 0 0];

» any(A)

ans =

0
find(A) Fungsi untuk menemukan index entri suatu array dimana entri-entri tersebut bernilai tak nol
» A = [1 2 3 0 9 8];

» find(A)

ans =

1 2 3 5 6
find(A operasi relasional d) Fungsi untuk menemukan index entri suatu array dimana entri-entri tersebut memenuhi operasi relasional yang digunakan.
» C = [11 22 53 2 54 66 77 33 77 33];

» find(C<53)

ans =

1 2 4 8 10

Tutorial lainnya: Daftar Isi Tutorial MATLAB


Sekian artikel Operasi Relasional dan Logika Pada MATLAB. Nantikan artikel menarik lainnya dan mohon kesediaannya untuk share dan juga menyukai halaman Advernesia. Terima kasih…

AYO BERKOMENTAR

Tulis komentar
Masukkan nama Anda