Pengertian Internet dan Sejarah Internet beserta Manfaatnya

0

A. Pengertian Internet Secara Umum

Menurut David Clark (2004) dari Massachusetts Institute of Technologypengertian internet secara umum adalah fasilitas komunikasi yang dirancang untuk menghubungkan komputer secara bersama-sama membentuk sekumpulan jaringan guna melakukan pertukaran informasi secara digital. Secara harfiah kepanjangan internet berasal dari bahasa inggris yaitu interconnection-network yang berarti jaringan inter-koneksi. Ini berarti setiap komputer yang berasal dari jaringan yang berbeda-beda terhubung menjadi satu. Internet menyediakan layanan yang dapat digunakan oleh setiap komputer untuk ikut terhubung disebut dengan paket (packet). Selain itu setiap komputer yang terhubung internet mempunyai identitas berupa angka unik yang disebut Alamat IP.

Referensi: Clark, David. 2004. An Insider’s Guide to the Internet. Massachusetts: Institut Teknologi Massachusetts.

Artikel terkait: Pengertian IP Address dan Fungsinya beserta Kelas IP Address

B. Beberapa Pengertian Internet Menurut Para Ahli Lainnya

  1. Pengertian Internet Menurut Ramdhani (2003)

    Ramdhani mendefinisikan internet merupakan sekumpulan jaringan yang dibentuk oleh banyak komputer yang dapat menghubungkan berbagai situs; baik situs komersial, situs pendidikan, situs pemerintah, organisasi, hingga situs pribadi.

  2. Pengertian Internet KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia, Edisi 2008)

    Menurut KBBI, internet (eja; internét) adalah jaringan komunikasi elektronik yang menghubungkan jaringan komputer dan fasilitas komputer yang terorganisasi di seluruh dunia melalui telepon atau satelit internet untuk melakukan hubungan melalui jaringan internet.

  3. Pengertian Internet Menurut Harjono (2009)

    Harjono mendefinisikan internet sebagai kumpulan beberapa komputer, yang dapat mencapai jutaan komputer di seluruh dunia dan saling terhubung untuk melakukan koneksi satu sama lainnya.

C. Awal Sejarah Internet di Dunia 

Pada mulanya perkembangan internet didorong oleh perang dingin (Cold War) yang dipelopori oleh negara adidaya pada saat itu yaitu Uni Soviet dan Amerika Serikat. Berikut sejarah singkat internet dari tahun ke tahun:

Tahun 1957 – Uni Soviet Meluncurkan Satelit Pertama di Dunia

Tahun 1957 - Uni Soviet Meluncurkan Satelit Pertama di Dunia
Tahun 1957 – Uni Soviet Meluncurkan Satelit Pertama di Dunia

Uni Soviet (sekarang Rusia) mengembangkan serangan jarak jauh menggunakan peluru kendali atau balistik. Untuk melancarkan serangannya, tahun 1957 Uni Soviet meluncurkan sebuah pesawat Sputnik (dikenal dengan nama satelit) ke orbit bumi. Pesawat ini mengejutkan belahan dunia barat saat puncak perang dingin (Cold War). Hal ini dikarenakan pesawat tersebut dapat menghubungkan sinyal untuk peluru balistik dari panel kendali ke daerah target di Amerika Serikat yang jaraknya sangat jauh.

Tahun 1958 – Amerika Serikat Membentuk ARPA

ARPA dan Nasa mengembangkan satelit tidak hanya untuk kepentingan militer
Satelit Tiros: ARPA dan Nasa mengembangkan satelit tidak hanya untuk kepentingan militer

Sebagai ganti kekalahan Amerika Serikat, pada tahun 1958 dibentuklah ARPA (Advanced Research Projects Agency). Proyek ini bukan hanya untuk keperluan militer, tapi juga untuk mengembangkan teknologi dan ilmu pengetahuan negara tersebut.

Tahun 1961 – Tesis Pertama Internet

Information Flow In Large Communication Nets
Leonard Kleinrock – Information Flow In Large Communication Nets

Tesis Ph.D oleh Leonard Kleinrock dari Massachusetts Institute of Technology merupakan langkah pertama pembentukan teori packet-switching, yang merupakan dasar dari Internet masa depan. Tesis ini berjudul “Information Flow In Large Communication Nets“.

Tahun 1969 – Perkembangan ARPANET

Secara historis, internet pada awalnya dibangun oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat untuk kepentingan militer pada tahun 1969. Proyek ini disebut dengan ARPANET (Advanced Research Project Agency Network). ARPANET merupakan gabungan dari beberapa sistem komputer di daerah-daerah vital yang rawan serangan nuklir untuk menghindari penyimpanan informasi secara terpusat. Sistem ini kemudian disebut dengan jaringan komputer yang dapat mendistribusikan informasi militer secara tersebar ke masing-masing daerah vital. Awalnya ARPANET menghubungkan 4 komputer di daerah vital. Komputer tersebut masing-masing berada di University of California, Stanford Research Institute, University of Utah, dan Santa Barbara.

ARPANET: Lokasi sistem komputer pertama, gambar oleh VOX 1970
ARPANET: Lokasi sistem komputer pertama, gambar oleh VOX 1970

Kemudian tahun 1972 saat ARPANET resmi digunakan, proyek ini berkembang keseluruhan daerah termasuk semua universitas di daerah tersebut. Sehingga proyek tersebut dikembangkan lagi menjadi ARPANET dan MILNET. Proyek ARPANET dikembangkan untuk kepentingan ilmu pengetahuan dan MILNET dikembangkan khusus untuk kepentingan militer. Jaringan tersebut kemudian bergabung membentuk DARPA Internet.

D. Sejarah Singkat Internet dari Tahun ke Tahun

Tahun Perkembangan
1957 Satelit pertama oleh Uni Soviet.
1958 Dibentuk ARPA oleh Amerika Serikat.
1961 Tesis pertama Internet oleh Leonard Kleinrock
1962 Eksistensi surat elektronik yang disediakan oleh Automatic Digital Network
1964 Paul Baran menyusun laporan penelitian berjudul; “On Distributed Communications: Introduction to Distributed Communications Networks” untuk Proyek Angkatan Udara Amerika Serikat RAND. Penelitian tersebut berkontribusi terhadap peningkatan kekuatan jaringan internet.
1967 Lawrence Roberts dan Wesley Clark dalam tulisannya yang secara terpisah berkontribusi mengembangkan router modern.
1969 Perkembangan ARPANET.
1971 Perkembangan virus komputer jaringan pertama yang disebut Creeper menginfeksi ARPANet. Virus ini dibuat oleh programmer BBN bernama Robert Thomas; yang hanya sebuah sebuah percobaan sebagai perangkat lunak yang dapat mereplikasi diri dan akhirnya merusak sistem ARPANet.
1974 Kata “Internet” pertama kali muncul di media cetak dalam publikasi oleh DARPA tentang TCP/IP.
1976 Ratu Elizabeth dari Inggris menjadi kepala negara pertama yang mengirim email. Jimmy Carter mengikutinya dengan menggunakan email untuk berkampanye.
1981 Terbentuknya komunitas The Computer Science Network (SCNET), dibuat oleh profesor Lawrence Landweber dari ilmu komputer Universitas Wisconsin-Madison. Ini berhasil menghubungkan banyak universitas serta komunitas ilmu komputer internasional untuk saling berkontribusi terhadap pentingnya manfaat jaringan internet.
1983 Sistem Nama Domain atau Domain Name Systems (DNS) diterapkan. Awal nama situs adalah urutan dari huruf dan angka, kini nama itu mudah diingat dengan akhiran seperti .gov, .edu, atau .mil.
1985 National Science Foundation (NSF) mendanai pembangunan peningkatan terbesar Arpanet menjadi proyek NSFNET. Dengan lima super-komputer sehingga jaringan dapat mengirimkan data dengan kecepatan hingga 56 kb/s.
1986 NSFNET tersedia secara online, jaringan ini dapat menghubungkan berbagai universitas untuk mengakses internet dengan kecepatan 56kb/s.
1989 Tim Berners-Lee menciptakan World Wide Web menggunakan Hypertext Transfer Protocol (HTTP) dan Hypertext Markup Language (HTML).
1990 Tim Berners-Lee menerapkan HTML pada browser atau peramban web.
1991 NSF memberikan pihak komersial untuk menggunakan jaringan internet NSFNET.
1993 W3Catalog menjadi mesin pencari World Wide Web pertama yang dapat mengindeks Web, memungkinkan pengguna untuk menemukan halaman Web.
1994 Jeff Bezos mendirikan Amazon. Dunia e-commerce baru lahir.
1995 NSF berhenti mendanai Internet  dan menjadikannya industri yang sepenuhnya mandiri. Di lain pihak Sun Microsystems merilis bahasa pemrograman Java, dan masih menjadi bahasa pemrograman Internet yang sangat populer.
1998 Google membuka kantor pertamanya.
2001 Jimmy Wales dan Larry Sanger menciptakan Wikipedia sebagai ensiklopedia buatan yang dibuat oleh pengguna untuk pengguna secara online.
2004 Facebook diluncurkan.
2004 YouTube diluncurkan.
2006 CEO Google Eric Schmidt memperkenalkan istilah “komputasi awan” atau cloud computing.
2007 Teknologi seluler dan telepon pintar (smart phone) mulai komersial dan berkembang pesat. Pengguna internet tidak lagi membutuhkan komputer pribadi untuk online. Internet akan dapat diakses di mana pun apabila mereka dapat menemukan sinyal nirkabel.
2008 Indeks Google mencapai 1 triliun URL. Google meluncurkan Chrome. Spotify diluncurkan. Apple meluncurkan App Store. Puluhan gambar luar angkasa dihasilkan NASA yang berjarak lebih dari 32 juta km dari Bumi berkat teknologi satelit dan internet.
2009 Statistik dunia menyebutkan lalu lintas data seluler (internet) melebihi lalu lintas suara (telepon) setiap bulan.
2010 Jumlah domain terdaftar mencapai 200 juta. Apple meluncurkan iPad, banyak produsen lain mengikuti. Jaringan nirkabel 4G diluncurkan di AS. Instagram dan Pinterest diluncurkan. Astronaut T.J. Creamer mengunggah tweet pertama dari luar angkasa.
2011 Jumlah pengguna internet mencapai 2 miliar. Google+ diluncurkan. Microsoft membeli Skype. Stop Pembajakan Online Act diperkenalkan di AS.
2012 Pengguna internet di seluruh dunia mencapai 2,4 miliar.
2015 Lebih banyak data dihasilkan dari pada seluruh sejarah manusia
2016 Kemenangan Donald Trump pada pemilihan presiden AS dituding didasarkan pada investasi kampanye digital besar-besaran. 40% pengguna internet global, atau lebih dari 1 miliar orang, membeli produk atau barang secara online. Streaming Langsung menjadi populer dengan YouTube.
2017 Teknologi AMP diluncurkan untuk memberikan pengalaman internet cepat, yang membantu jutaan website lebih mudah diakses.
2018 Revolusi industri 4.0 di Indonesia akibat perkembangan era digital yang semakin pesat.
2019 Google Plus ditutup.

Referensi Tabel:
https://www.investintech.com/resources/articles/historyinternet/

E. 10 Manfaat Internet yang Paling Sering Digunakan

Internet banyak memberikan manfaat di dunia. Penggunaan internet banyak memberikan manfaat pada kegiatan berikut:

  1. Penggunaan surat elektronik (e-mail).
  2. Penggunaan sosial media (Facebook, Line, Twitter, lainnya).
  3. Mempermudah akses ilmu pengetahuan (Publikasi, jurnal, buku digital atau e-book).
  4. Membantu proses belajar di bidang pendidikan (e-learning, misal ruangguru dan udemy).
  5. Penerapan perkuliahan online (e-University, misal Universitas Terbuka).
  6. Mempermudah kegiatan ekonomi (misalnya, belanja online, jualan online, dan lainnya).
  7. Mempermudah akses perbankan (Internet Banking, misal transfer uang via online).
  8. Mempermudah pemasaran produk (SEO, SEM, dan Email Marketing).
  9. Mempermudah mencari informasi dengan search engine (misal Google, Bing, dan lainnya).
  10. Media hiburan (misal game online, streaming, dan lainnya).
  11. Mencari pekerjaan secara online (e-procurement).

Sekian artikel “Pengertian Internet dan Sejarah Internet beserta Manfaatnya“, semoga dapat memberikan manfaat bagi pembaca. Nantikan artikel menarik lainnya, mohon untuk share dan juga menyukai Fans Page Advernesia. Terima kasih…

AYO BERKOMENTAR

Tulis komentar
Masukkan nama Anda