Cara Membuat Home Page/Halaman Depan WordPress

20

Home page atau halaman depan biasanya berisi konten yang dapat mendeskripsikan secara umum suatu website. Beberapa website bahkan tidak hanya membuat homepage, mereka juga menyematkan landing page untuk meningkatkan trafik. Landing page adalah halaman yang muncul ketika pengunjung belum login atau sign up. Setelah pengunjung login atau signup baru pengunjung di arahkan ke home page atau halaman depan.

Platform CMS WordPress mendesain default home page sebagai halaman pos-pos terbaru. Tentunya kita dapat melakukan kustomisasi home page WordPress.

Baca juga: Cara Mengatur dan Install Tema WordPress

Cara Merubah Home Page/Halaman Depan Default WordPress Menjadi Halaman Statis

  1. Buat Laman Baru untuk Halaman Depan

    Masuk ke dasbor admin website WordPress anda kemudian klik panel Laman -> Tambah Baru. Sampai muncul halaman untuk membuat laman baru seperti berikut

    Masukkan judul halaman, disarankan sama dengan Moto situs anda untuk meningkatkan SEO website. Pada halaman kerja/kolom menulis isikan deskripsi mengenai Website anda. Lalu klik Terbitkan.

    Baca juga: Cara Mengatur dan Membuat Menu WordPress

  2. Buat Laman Kosong Hanya Berisi Judul

    Laman ini akan digunakan untuk menampilkan pos-pos anda. Laman ini bisa anda berikan nama dengan ‘Blog’, ‘Artikel’  dan anda juga bisa menamakan sesuai kehendak anda.

  3. Memberikan Slug Khusus untuk Laman Kosong

    Slug digunakan untuk menampilkan permalink pada WordPress. Dengan permalink yang unik dan sederhana halaman anda akan mudah diingat oleh pengunjung dan juga mesin pencari. Untuk menambah slug anda harus menampilkan meta box slug pada pojok kanan atas klik tombol naik turun Opsi Layar kemudian centang Slug. Maka akan tampil meta box sebagai berikut,

    Masukkan nama slug yang anda inginkan tanpa spasi dan tanpa simbol-simbol khusus seperti *?#. Jika anda membuat slug dengan nama ‘blog’ maka halaman anda dapat diakses melalui www.web-anda/blog.  Kemudian klik Terbitkan.

  4. Melakukan Pengaturan Halaman WordPress

    Setelah anda berhasil membuat dua halaman tersebut, saatnya anda mengatur halaman tersebut untuk digunakan sebagai Home Page dan Pos. Masuk ke Dasbor Admin kemudian klik Pengaturan -> Membaca. Sebagai berikut,

    Ubah laman depan menampilkan dari pos-pos terbaru menjadi Halaman Statis. Masukkan Halaman Depan (Laman No.1) dan Laman Pos-Pos (Laman Kosong hanya berisi judul). Ada juga opsi mesin pencari (penampakan pada mesin pencari) untuk privacy website anda terhadap mesin pencari, sebaiknya ini tidak anda centang sehingga website anda dapat di index oleh mesin pencari seperti Google, Bing, dan Yahoo! Klik Simpan Perubahan. 

    Membuat Home Page/Halaman Depan WordPress
    Membuat Home Page/Halaman Depan WordPress

Nah sampai disini anda sudah dapat melakukan pengaturan halaman depan di WordPress. Tentunya Halaman depan akan lebih menarik jika konten yang ditampilkan bersifat Interaktif.

Baca juga tutorial lainnya: Daftar Isi Tutorial WordPress


Sekian artikel Cara Membuat Home Page atau Halaman Depan WordPress. Nantikan artikel menarik lainnya dan mohon kesediaannya untuk share dan juga menyukai halaman Advernesia. Terima kasih…

20 KOMENTAR

  1. selamat siang, saya senang membaca web ini. saya ingin menanyakan bagaimana cara setting agar setiap kali kita menulis artikel wordpress (post baru). maka akan terdapat defauld post baik itu berupa teks ataupun gambar. terima kasih 🙂

    • Terima kasih mas Khudori atas komentar dan apresiasianya…
      Untuk saat ini WordPress secara default belum mempunyai fitur seperti itu…
      Namun mas dapat mengakalinya dengan memasang plugin “WP Custom Post Template” misalnya…

  2. Hi Advernesia & mas Khudori, saya Syafiq Salman dari bisablog com

    Bantu-bantu jawab sedikit boleh y mas bro…

    Selain pakai plugin, untuk memasukan konten default bisa pakai file functions.php yang pernah dibahas juga sama Advernesia di SINI.

    Kalau sempat, coba main-main ke blog saya mas, ada tutorial “Cara Menambahkan Konten Default pada Editor Pos WordPress” yang mungkin bisa sedikit membantu untuk menambahkan teks/gambar sebagai konten default postingan WordPress

    • Terima kasih atas komentarnya mas Yusuf Abdurrahman…
      Untuk slug itu, tidak menggunakan plugin… mas bisa tampilkan opsi tersebut dengan centang “slug” pada panel “opsi layar”.

      Scroll halaman edit keatas (top), klik “opsi layar”, centang “slug”

      Semoga bermanfaat…

  3. Kak, disitu pengaturannya kok ada umum, menulis, membaca, diskusi, dll. But ditempat saya tidak ada bagian “membaca” nya. Apa itu harus premium account ya?

    • Terima kasih kembali
      Dari segi tulisan saya bukan profesional di bidang pariwisata… jadi menurut saya itu sudah bagus

      Namun, dari segi user experience:
      *Sebaiknya latar artikel berwarna putih, abu-abu membuat teks susah terbaca.
      *Penggunaan plugin WA, terlalu memakan resource terhadap eksekusi server. Sebaiknya gunakan script di header sebagai alternatif.
      *Ukuran Foto bisa diperbesar lagi kak, menurut saya konten pariwisata sangat estetika/kualitas gambar adalah salah satu hal primer.
      *Home page desktop belum optimal, sebaiknya optimalkan space kosong dengan konten/widget di bawah (dipindahkan posisikan)
      *Plugin realtime user dapat memakan resource yang besar saat pengunjung di atas 1000 visitor/jam.

      Semoga bermanfaat kak 🙂

  4. Kak, saya kan sudah buat home page baru sudah berhasil, nah tapi area untuk editnya itu hanya setengah kebagi sama slider. kira” untuk menghilangkan slider itu gimana ya? tapi kalau bisa slider nya hanya di satu laman bukan di setiap laman
    Terima Kasih

    • untuk memperluas editor baik gutenberg atau classic, kak Andrie bisa meminimalkan slide menu admin panel…
      Klik tombol < (Persempit Menu) di panel menu paling bawah... Semoga bisa menjadi solusi 🙂

  5. Bos, mohon pencerahanya, web saya menampilkan front pagenya adalah page yg terinstal plugin, masalahnya ketika saya next ke laman ke dua itu tidak kebaca lagi
    Thnks

    • Kalo front page dengan widget next itu biasanya menggunakan AJAX untuk mengambil pos selanjutnya,
      Jika tidak, mungkin tombol NEXT harus dikonfigurasikan dengan hyperlink ke halaman arsip yang bersangkutan.

    • Seharusnya opsi itu ada, permasalahan ini dapat muncul jika kak Paijo belum membuat minimal 1 halaman (page bukan post) yang terpublikasi.

      Semoga dapat membantu 🙂

AYO BERKOMENTAR

Tulis komentar
Masukkan nama Anda